Skip to main content

Menyambut Ramadhan 2018, Jalan Menuju Bulan Penuh Berkah


Menyambut Ramadhan 2018, bulan yang penuh berkah merupakan tamu istimewa bagi orang-orang yang beriman (dan kedudukannya) sangat mulia di pada jiwa-jiwa mereka. Mereka saling mengabarkan berita gembira itu dan saling mengucapkan selamat satu sama lain tentang kedatangannya. Semuanya pun berjanji agar (kabar kedatangan) tamu agung ini disampaikan dan (pada akhirnya) semua orang akan memperoleh kebaikan dan keberkahan yang ada di dalamnya.

Menyambut Ramadhan 2018 dan Keutamaannya

Rasulullah SAW, menaiki mimbar untuk berkhutbah. Menginjak anak tangga pertama,
Beliau mengucapkan “Aamiin.”
Begitu pula pada anak tangga kedua dan ketiga, Beliau mengucapkan “Aamiin.”
Seusai shalat, para Sahabat bertanya;
“Ya Rasulullah, mengapa engkau mengucapkan ‘Aamiin’?”
Lalu Beliau SAW, menjawab;
Malaikat Jibril datang dan berkata, ‘Kecewa dan merugi seseorang yang bila namamu disebut dan dia tidak mengucapkan shalawat atasmu, lalu aku mengucap Aamiin.”
Kemudian malaikat berkata lagi;
Kecewa dan merugi orang yang berkesempatan hidup bersama kedua orang-tuanya, tetapi dia tidak sampai bisa masuk surga, lalu aku berkata Aamiin.”
Kemudian katanya lagi;
Kecewa dan merugi orang yang berkesempatan hidup pada bulan Ramadhan, tetapi tidak sampai terampuni dosa-dosanya, lalu aku mengucapkan Aamiin.
Hadits diatas diriwayatkan oleh Imam Ahmad.
Karenanya, saat-saat menanti Ramadhan, para Sahabat tak bedanya seperti calon pengantin yang merindukan hari-hari pernikahannya. Mereka bergembira menyambutnya.
Merupakan tradisi di masa Rasulullah SAW, pada saat akhir bulan Sya’ban, para Sahabat berkumpul di masjid untuk saling meminta maaf dan mendengarkan khutbah Rasulullah SAW untuk Menyambut Ramadhan.

Cuplikan Khutbah Rasulullah SAW, Menyambut Ramadhan

“Wahai ummatku, akan datang kepadamu bulan yang mulia, bulan penuh berkah, yang pada malam itu ada malam yang lebih mulia dari 1000 bulan.
Itulah malam dimana Tuhan memberi perintah bahwa kewajiban puasa harus dilakukan di siang hari, dan DIA menciptakan shalat khusus (tarawih) di malam hari."

Sesungguhnya bulan Ramadhan adalah bulan kesabaran, dan pahala kesabaran yang sejati adalah surga.
Inilah bulan yang penuh simpati terhadap sesama manusia; INI JUGA MERUPAKAN BULAN DIMANA RIZQI SESEORANG DITAMBAH.
Inilah bulan yang bagian awalnya membawa keberkahan dari Allah, bagian tengahnya membawa ampunan Allah, dan bagian akhirnya menjauhkan dari api neraka.
Barangsiapa meringankan beban seseorang di bulan ini, maka Allah akan mengampuninya dan membebaskannya dari api neraka.

Dan pada bulan ini ada empat perkara yang harus kalian lakukan dalam jumlah besar, dua di antaranya adalah berbakti kepada Allah, sedang dua lainnya adalah hal-hal yang tanpa itu kamu tidak akan berhasil.

Berbakti kepada Allah adalah membaca Syahadat, dan memohon ampunan Allah atas kesalahan-kesalahan yang kalian lakukan.
Sedangkan dua hal lainnya yang tanpa itu kalian tak akan berhasil, adalah "kalian harus memohon kepada Allah untuk dapat masuk surga dan memohon kepada-Nya untuk dijauhkan dari api neraka.

Dan barangsiapa yang memberi minum kepada orang yang berpuasa, maka Allah akan memberinya minum dari sumber airku; air yang jika diminum tak akan pernah membuatnya haus hingga pada hari dia memasuki surga.”
Semoga kita mampu meraih sukses tertinggi di Ramadhan kali ini.

Comments

Post a Comment